You are currently browsing the tag archive for the 'Artikel' tag.

Sederhana saja, perbedaan antara berita dan gosip terletak pada bagaimana anda mendengarkan dan menceritakannya kembali.

Tiga tahun lalu, dia hadir dengan senyum manis, tatapan mata yang indah dan tutur kata yang lembut. Entah, pertama kali bertemu tak pernah terkira bila akhirnya dia adalah “bidadari” yang selama ini dicari orang setiap orang yang sedang jatuh cinta.

Kini, pantaskah seorang lelaki harus menangis karena cintanya telah pergi? pantaskah untuk selalu menantinya?

Sebait puisi darinya di awal perkenalanan masih tetap terasa, sampai saat ini pun :

Mungkin?? Laku ku memang tak seindah hati? tapi hati bersikap wajar dan lugu? mengapa bibir berdusta?? karena bibir tak berhati? dan mengapa ku terawangi mata?? karena mata memiliki hati ? dan pasti hati tak berdusta? mungkin aku salah? mungkin juga kamu yang salah? pujangga amatir yang khawatir? lalu kembali meniti karir? dia lemah dalam hati? tapi mungkin bisa tegar? rintih pilu yang bergema? tak membuat dia bergeming? hanya dia dalam bisu? dan mungkin menertawakan? betapa bodohnya gadis itu…??

Entahlah, mungkinkh dia masih ingat dengan puisi yang pernah dia tulis tersebut? ataukah aku mesti berbahagia dengan kehilangan dirinya?